Saturday, 3 June 2017

Zinedine Zidane Pelatih Muslim Pecahkan Rekor Liga Champion Eropa


www.iyanyupz.info | Real Madrid berhasil menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelarnya sekaligus meraih gelar ke-12 di ajang Liga Champions usai menang 4-1 atas Juventus di laga final yang berlangsung Minggu (4/6) dini hari WIB.

Juventus mampu tampil lebih mendominasi di menit-menit awal berjalannya laga yang digelar di yang berlangsung di The National Stadium of Wales, Cardiff. Namun situasi berubah di babak kedua.

SIMAK JUGA - Starting XI Final Liga Champions: Gareth Bale Di Bench

Tim asuhan Massimiliano Allegri itumampu mengancam lebih dulu saat laga baru memasuki menit keempat. Juve berhasil melepaskan tembakan pertama ke arah gawang Real Madrid. Namun tendangan Gonzalo Higuain dari luar kotak penalti masih bisa diamankan sang kiper Keylor Navas.



Memasuki menit ketujuh berjalannya laga giliran Miralem Pjanic melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi Navas masih bisa menepisnya.

SIMAK JUGA: Real Madrid Belum Pernah Kalah Saat Isco Masuk Starting XI Di Laga Final

Meski sempat mendominasi, Juventus justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-20. Berawal dari kerja sama tim yang bagus, Dani Carvajal mendapat ruang untuk melepaskan umpan silang mendatar ke tengah kotak penalti Juve.



Bola kemudian langsung disambut tendangan Cristiano Ronaldo yang gagal diblok Leonardo Bonucci dan tak dapat dijangkau oleh sang kiper Gianluigi Buffon sehingga berhasil membawa Real Madrid unggul 1-0.
View image on TwitterView image on Twitter
3 - Cristiano Ronaldo is the 2nd player to score in 3 different European Cup/ finals after Di Stéfano, who found the net in five. Star.

Gol itu adalah yang ke-11 bagi Ronaldo di ajang Liga Champions musim ini. Gol tersebut juga membuat bintang asal Portugal itu kini tercatat sebagai pemain kedua yang sukses mencetak gol di tiga laga final berbeda setelah legenda Real Madrid Afredo Di Stefano.

Selain itu, gol tersebut merupakan yang ke-500 bagi Real Madrid sepanjang sejarah Liga Champions. Mereka menjadi tim pertama yang mampu meraih pencapaian tersebut.





Setelah gol tersebut Juve langsung mencoba balik menggempur untuk menyamakan kedudukan. Setelah sempat beberapa kali di blok para bek Real Madrid, upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27.

Berawal dari umpan panjang Pjanic ke arah Alex Sandro di sisi kiri, bola kemudian langsung bek asal Brasil itu arahkan ke kotak penalti.

Di kota penalti Gonzalo Higuain kemudian sempat mengontrol bola sebelum memberikan umpan pada Mario Mandzukic. Penyerang asal Kroasia itu kemudian mengontrol bola menggunakan dadanya sebelum melepaskan tendangan salto yang fantastis meski dikawal dua pemain Madrid.



Navas kesulitan mengamankan bola karena tendangan Mandzukic sempat melambung tinggi sebelum menukik masuk tepat ke arah gawang.

Gol tersebut membuat Mandzukic tercatat sebagai pemain keenam yang mampu mencetak gol di dua laga final Liga Champions berbeda. Sebelumnya ia sudah pernah mencetak gol di laga puncak saat masih membela Bayern Munich pada 2013.

3 - Mario Mandzukic is the 3rd player to score in a European Cup/CL final for 2 different teams after Velibor Vasovic & C. Ronaldo. Stunner.

Mandzukic juga tercatat sebagai pemain ketiga yang mampu mencetak gol untuk dua klub berbeda di partai puncak setelah Velibor Vasovic dan Cristiano Ronaldo.

Kedua tim kemudian saling berbalas serangan namun upaya mereka lebih sering berhasil di blok oleh para pemain bertahan. Skor pun tidak berubah hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama usai.

Dalam 45 menit pertama laga berlangsung sengit, dan Juventus tercatat lebih banyak mengancam. Mereka mampu melepaskan delapan tembakan, dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan. Sementara Madrid lima kali mengancam namun hanya satu yang akurat, tapi itu sukses menghasilkan gol.

SIMAK JUGA: Juventini Dapat Kejutan Dari Ryan Giggs

Di awal babak kedua Real Madrid lebih banyak menguasai bola dan mengurung pertahanan Juve. Memasuki menit ke-54 Los Blancos mengancam lewat tendangan keras Luka Modric dari luar kotak penalti, tapi Buffon mampu menangkap bola hasil tendangan tersebut.



Terus menggempur, Madrid akhirnya mampu kembali unggul saat laga memasuki menit ke-61. Berawal dari tendangan Toni Kroos yang berhasil di blok, bola liar kemudian disambut tendangan first time Casemiro dari jarak sekitar 30 meter. Bola sempat mengenai Sami Khedira sehingga sulit dijangkau oleh Buffon.

Ronaldo kembali mencatatkan pencapaian fantastis lewat golnya itu. Gol tersebut membuatnya kini telah mencetak 600 gol dalam karirnya di level klub dan tim nasional.
600 - Cristiano Ronaldo has scored his 600th goal in his professional career (club and country). Amazing.

Tiga menit berselang Madrid berhasil menambah keunggulannya. Modric berhasil mencuri bola dengan cepat dan bekerja sama dengan Carvajal sebelum melepaskan umpan silang yang kemudian disambut oleh sontekan Ronaldo yang berbuah gol keduanya laga ini.



Real Madrid hampir saja kembali mencetak gol pada menit ke-73, namun tendangan Ronaldo dari area kotak penalti setelah menerima umpan silang dari Marcelo masih melambung.

Juventus sempat mendapat peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83. Namun sundulan Alex Sandro yang memanfaatkan tendangan bebas Dani Alves masih melebar dari gawang Madrid.

Upaya Juve untuk mengejar ketertinggalan semakin berat setelah mereka harus bermain dengan sepuluh orang. Juan Cuadrado diusir oleh wasit usai berduel dengan Sergio Ramos, ia mendapatkan kartu kuning keduanya pada menit ke-84. Pemain asal Kolombia itu pun kini tercatat sebagai pemain ketiga yang pernah mendapatkan kartu merah di laga final Liga Champions.



Impian Juve meraih treble musim ini musnah sementara Madrid berhasil menciptakan sejarah sebagai tim yang sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah Marco Asensio sukses mencetak gol keempat Los Blancos di laga ini setelah memanfaatkan umpan Marcelo yang sukses menembus sisi kanan pertahanan Juve.

Dengan demikian Juventus belum bisa memperbaiki rekor buruk mereka di laga final Liga Champions. Kini mereka tercatat sudah tujuh kali gagal di partai puncak.

Sumber : www.goal.com

PREDIKSI Final Liga Champions 2017: Juventus vs Real Madrid, Sejarah Baru Akan Tercipta!



www.iyanyupz.com | Cardiff – Final Liga Champions 2016-2017 akan mempertemukan Real Madrid dan Juventus, dua tim yang menjuarai liga mereka masing-masing. Real dan Juve akan berlaga di National Stadium Wales, Cardiff pada hari Kamis (4/5). Siapapun yang menang sejarah baru akan tercipta.

Real Madrid sekarang mengincar dua kali juara Liga Champions berturut-turut. Bila berhasil mereka akan menjadi klub pertama yang berhasil mempertahankan juara Liga Champions. Bila Juventus yang menang ini akan menjadi treble pertama mereka menyusul trofi Serie A dan Coppa Italia, yang telah digenggam. Kedua tim punya misi yang sangat besar dan ini bisa menjadi dorongan ekstra.

Juvestus sendiri punya catatan yang luar biasa di Liga Champions mereka hanya kebobolan tiga gol dan tak pernah kalah. Bianconeri juga punya catatan apik saat berlaga jauh dari Turin. Real Madrid sendiri mengalami dua kekalahan di Liga Champions musim ini.

PEMAIN KUNCI

Gonzalo HiguainPrediksi Final Liga Champions 2017 Juventus vs Real Madrid: Gonzalo Higuain

Striker Argentina yang didepak dari Real Madrid dan meledak di Serie A. Setelah menjadi pencetak gol terbanyak di Serie A saat berseragam Napoli, musim ini bersama Juventus dia mencetak 24 gol dan 5 gol di Liga Champions. Tampaknya ada emosi pribadi di Higuain karena dia berhasil membuktikan bisa sukses di klub lain. Mencetak gol pada pertandingan ini akan membuat striker 29 tahun ini sangat bangga.

Cristiano Ronaldo
Prediksi Final Liga Champions 2017 Juventus vs Real Madrid: Cristiano Ronaldo

Ronaldo sekali lagi membuktikan dia masih pemain penentu dan mesin gol untuk Real Madrid. Di Liga Champions dia sudah mencetak 11 gol termasuk hattrick menentukan melawan Bayern Munich dan Atletico Madrid. Di La Liga dia mencetak 25 gol dari 29 pertandingan, memang kalah dari Messi namun ada pengaruh kebijakan rotasi pemain yang dijalankan Zinedine Zidane. Namun, Ronaldo tetap merupakan pemain penentu di laga-laga krusial.
Prediksi Juventus vs Real Madrid: Komentar Manajer Juventus Max Allegri.

Prediksi Juventus vs Real Madrid: Komentar Manajer Real Madrid Zinedine Zidane.


PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN JUVENTUS VS REAL MADRID

Kedua tim tak punya masalah cedera serius, hanya saja di kubu Real Madrid tampaknya Gareth Bale diragukan apakah akan fit 100 persen karena sudah tak bermain sejak laga El Clasico 24 April lalu karena cedera betis.

Massimiliano Allegri banyak mengubah formasinya musim ini, kadang menggunakan tiga bek, empat bek, tiga penyerang, satu penyerang, empat gelandang, dan tiga gelandang. Namun, pada laga kali ini tampaknya mereka akan menggunakan formasi tiga bek, seperti saat melawan Monaco yang juga merupakan tim dengan kekuatan menyerang. Formasi tiga bek kontra Monaco benar-benar membuat Dani Alves tampil luar biasa layaknya kesetanan.

Real Madrid tampaknya akan tetap dengan formasi 4-3-3 mengandalkan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Isco atau Bale.

Real Madrid (4-3-3): Navas; Carvajal, Varene, Ramoes, Marcelo; Modric, Kroos, Casemiro; Ronaldo, Benzema, Isco

Juventus (3-5-2-1):Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Alves, Pjanic, Khedira, Sandro; Dybala, Mandzukic; Higuain
PREDIKSI SKOR JUVENTUS VS REAL MADRID

Di final peluang 50:50, apalagi kedua tim ini memenangkan gelar liga domestik masing-masing. Juventus dan Real Madrid punya catatan luar biasa dan pemain-pemain yang punya pengalaman dan juga tambahan energi dari pemain muda. Perbandingan kedua tim, benar-benar berimbang, sama kuat.

Ada catatan menarik dari Juventus karena bila dilihat dalam pertandingan di Liga Champions mereka tampak begitu hebat di kandang lawan. Hasil laga tandang Juventus di Liga Champions kebanyakan lebih baik dari laga kandangnya, kecuali melawan Barcelona.
Menang 3-1 di kandang Sevilla dan seri 0-0 di Turin
Menang 4-0 di kandang Dynamo Zagreb dan menang 2-0 di Turin
Menang 1-0 di kandang Lyon dan seri 1-1 di Turin
Menang 2-0 di kandang Porto dan menang 1-0 di Turin
Menang 2-0 di kandang Monaco dan menang 2-1 di Turin

BACA[STATISTIK] Final Liga Champions 2017: Real Madrid Paling Ofensif, Juventus Paling Sulit Dibobol

Sementara Real Madrid kebalikannya, mereka sangat mendominasi ketika bermain di kandang sendiri dan agak kesulitan di kandang lawan seperti ketika seri 3-3 melawan Legia Warsawa dan kalah 2-1 melawan Atletico Madrid Bayern (menang agregat 5-4).

Sekarang laga akan digelar di stadion netral, jauh dari kandang masing-masing melihat. Dari sisi ini menguntungkan Juventus, secara statistik.

Juventus juga tak terkalahkan di Liga Champions musim ini dan hanya kebobolan tiga gol saja. Sebuah catatan yang luar biasa, 12 laga hanya kebobolan tiga gol. Namun, jumlah gol Juve kalah dari Real Madrid, mereka mencetak 21 gol sedangkan EL Real 32.

Cukup kontras. Kita bisa katakan ini pertarungan tim dengan kekuatan bertahan luar biasa melawan tim dengan kekuatan menyerang luar biasa.

Melihat konsistensinya Juventus diprediksikan akan memenangkan laga ini dengan skor 1-0. Apalagi mereka punya dorongan ekstra merengkuh treble pertama dan menghentikan kutukan final setelah gagal di empat final terakhir. Keandalan Massimiliano dalam mengatur strategi juga akan berpengaruh besar.


Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro
Sumber : www.sepakbola.com

Thursday, 25 May 2017

Banding Ditolak, Messi Dihukum 21 Bulan Penjara dalam Kasus Pajak



TEMPO.CO, Jakarta - Mahkamah Agung Spanyol pada Rabu kemarin menguatkan keputusan pengadilan Barcelona yang memvonis Lionel Messi dan ayahnya dengan hukuman 21 bulan penjara karena kecurangan pajak.

Pemain internasional Argentina itu dan ayah sekaligus agennya, Jorge Horacio Messi, dituduh menipu pajak senilai 4,1 juta euro antara 2007 dan 2009. Keduanya dianggap tak membayar 10,1 juta euro.

Baca: Raih Sepatu Emas Eropa Musim Ini, Lionel Messi Samai Ronaldo

Pengadilan Barcelona memutuskan Messi bersalah atas pelanggaran tersebut pada Juni tahun lalu. Pemain klub Barcelona itu kemudian mengajukan banding. Kini, Mahkamah Agung menguatkan vonis untuknya. Namun hukuman untuk ayahnya dikurangi menjadi 15 bulan setelah Messi mengembalikan sejumlah uang yang dipersoalkan.

Meski divonis bersalah, Messi kemungkinan tak akan mengecap penjara. Dalam hukum Spanyol, kecuali jika ada pelanggaran sebelumnya, hukuman penjara kurang dari dua tahun umumnya ditangguhkan atas kebijaksanaan hakim.

Baca: Top Scorer Liga Spanyol 2017 Final: Messi 37 Gol, Ronaldo 25 Gol

Sebelumnya, Messi mengaku tak tahu tentang urusan pajaknya. "Saya berdedikasi untuk bermain sepak bola," kata dia saat memberi kesaksian di pengadilan Barcelona. "Saya mempercayai ayah dan pengacara yang telah kami pilih untuk menangani urusan kami. Tidak lama, saya berpikir bahwa mereka bisa menipu saya. "

Putusan terkait dengan pajak ini menambah kelabu Messi di Barcelona musim ini. Tim itu sudah dipastikan gagal mempertahankan gelar juara Liga Spanyol dan Liga Champions. Barca hanya berpeluang meraih gelar Copa del Rey pada akhir pekan ini.

FOOTBALL ESPANA | NS


Sumber : 
www.bola.tempo.co/read/news/2017/05/25/235878577/banding-ditolak-messi-dihukum-21-bulan-penjara-dalam-kasus-pajak

Saturday, 25 January 2014

Download FIFA 14 Ultimate Edition

Download FIFA 14 Ultimate Edition










FIFA 14 - Ultimate Edition



Selamat Malam Blogger. Ijinkan saya memperkenalkan diri dulu. Nama saya Azka baihaqy. Saya adalah Penulis baru di blog ini. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan game sepak bola yang sangat terkenal dan sangat realistis di bandingkan PES 2014. Ya itu FIFA 14 Ultimate Edition. Saya ada beberapa screenshot buat anda. Check this out


Screenshot for